Suami & 3 Orang Lain Keroyok Petugas Puskesmas Tak hendak Istrinya yang Baru Melahirkan Diswab

Aparat Polsek Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, menangkap empat orang warga setempat karena menganiaya Tedor Agustinus Ae (31), pegawai honorer di Puskesmas Bakunase kota Kupang. Kapolsek Oebobo AKP Magdalena Mere, mengatakan, empat orang yang diamankan itu berinisial AT alias A (31), RKM alias R (25), CT alias N (57) dan RM alias R (16). "Para pelaku penganiayaan ini adalah satu keluarga," ungkap Mere, kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (3/3/2021).

Kejadian pengeroyokan ini, lanjut Mere, berlangsung di halaman Puskesmas Bakunase, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Selasa (2/3/2021) pukul 22.30 Wita. Penganiayaan ini bermula ketika istri pelaku AT alias A dibawa ke Puskesmas Bakunase karena hendak melahirkan. Proses persalinan pun dibantu oleh salah seorang bidan.

Namun, setelah selesai melahirkan, rupanya ibu dari bayi tersebut tidak enak badan sehingga petugas medis di puskesmas itu berkoordinasi dengan dokter. Dokter pun meminta pasien itu untuk dirujuk ke RSUD WZ Johannes Kupang untuk diswab Covid 19. Tetapi, saat bidan menyampaikan kepada suami dan keluarga agar pasien akan dibawa ke RSUD WZ Johannes untuk diswab, suami dan keluarga menolak.

Mereka ingin membawa pulang segera pasien dan bayinya kembali ke rumah. Seorang pejabat puskesmas dan korban kemudian memberikan penjelasan lagi soal proses swab kepada suami dan keluarga pasien. Belum mendengar penjelasan lebih lengkap, empat pelaku ini langsung mengeroyok korban.

Akibatnya, korban mengalami luka memar pada bagian kepala, luka lecet pada tangan, mulut, pinggang bagian kiri dan kedua lutut kiri dan kanan. Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor ke Polsek Oebobo dengan Laporan Polisi Nomor LP B 25 III Sektor Oebobo, Tanggal 3 Maret 2021. "Kasusnya masih kami tangani saat ini dan para pelaku sudah ditahan. Kasus ini karena para pelaku belum mengerti sepenuhnya penjelasan para petugas Puskesmas Bakunase," kata Mere.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.