Pemasaran Online hingga Kewirausahaan 5 Bidang Pelatihan Kartu Prakerja yang Paling Diminati

Program pelatihan Kartu Prakerja yang diselenggarakan pemerintah mendapat respon positif dari masyarakat. Sejak diluncurkan pada April 2020 hingga gelombang ke 14, Kartu Prakerja sangat diminati oleh angkatan kerja di Indonesia, namun masih sedikit yang sudah berkesempatan memperoleh pelatihan. “Tadi disampaikan oleh Pak Menko Perekonomian bahwa yang mendaftar di Kartu Prakerja ini ada kurang lebih 55 juta (orang), tetapi yang ikut di tahun 2020 5,6 juta (orang), dan tahun ini baru 1,8 juta orang. Memang belum tertampung semuanya,” ujar Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan terkait Program Kartu Prakerja, Rabu (17/3/2021).

Dalam program kartu prakerja ini, terdapat kurang lebih 1.700 pelatihan yang disiapkan oleh 165 lembaga penyedia. Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengatakan ada lima bidang pelatihan Kartu Prakerja yang paling diminati oleh peserta, yaitu: Presiden mengatakan bahwa pemasaran online memang sangat dibutuhkan di zaman yang serba digital seperti saat ini.

Banyak sektor perkantoran, perbankan juga industri yang membutuhkan keahlian tersebut. Tak hanya itu, menurut Presiden, seorang wirausahaan pun juga dituntut untuk menguasai keahlian pemasaran online di zaman digital ini. Pelatihan kedua yang paling diminati yakni, food and beverage atau bidang makanan dan minuman.

Menurut Presiden, food and beverage ini kedepannya akan banyak menjanjikan, baik untuk wirausaha maupun untuk bekerja. "Karena ke depan ini yang paling menjanjikan itu urusan pangan, yang kedua urusan energi. Nah ini masuk ke urusan pangan, food and beverage. Jadi urusan makanan, urusan minuman itu yang juga banyak peminatnya," terang Presiden. Pelatihan selanjutnya yang cukup diminati yakni terkait dengan Teknologi Informasi.

Lebih spesifik, bidang terkait dengan Teknologi Informasi yang cukup diminati khususnya yaitu program web. Seperi disampaikan Presiden, saat ini memang memang zamannya adalah zaman digital, sehingga dibutuhkan keahlian berkaitan dengan hal tersebut. Selanjutnya, pelatihan yang cukup diminati yakni terkait dengan urusan perkantoran.

Menurut Presiden, pelatihan yang berkaitan dengan urusan perkantoran ini banyak peminatnya karena memang pasar, industri, kantor kantor memerlukan pelatihan ini. Kemudian yang kelima yang berkaitan dengan kewirausahaan (entrepreneurship). Presiden menilai pelatihan yang terkait dengan kewirausahaan ini sangat diperlukan.

Sebab banyak anak anak muda yang saat ini ingin masuk ke dunia usaha, sehingga juga perlu bekal untuk itu. Jokowi menceritakan bahwa dirinya dulu memulai usaha dari nol juga dari hasil mengikuti pelatihan. "Saya memulai usaha dulu dari nol juga dimulai dari ikut pelatihan. Ikut pelatihan, dulu seminggu tapi. Kalau ini kan sekarang sudah zamannya zaman digital seperti ini Bapak Ibu bisa belajar online, itu akan lebih mempercepat," kata Jokowi

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.